Sahabat Mila, Muslimah yang aktif adalah muslimah yang senantiasa bergerak dan menggerakan. Apapun itu aktifitasnya, selama dalam kebaikan. InsyaAllah itu bagian dari kita bermanfaat buat orang lain.
Meaningful Life | Bantu Perempuan lebih tenang & bersyukur lewat Smart Muslimah Gratitude Journey
Sahabat Mila, Muslimah yang aktif adalah muslimah yang senantiasa bergerak dan menggerakan. Apapun itu aktifitasnya, selama dalam kebaikan. InsyaAllah itu bagian dari kita bermanfaat buat orang lain.
| Milah Smart |
Sahabat Mila, Hari ini, 17 Agustus 2023, seluruh rakyat Indonesia merayakan peringatan ulang tahun ke-77 Republik Indonesia. Tanpa Terkecuali. Tua, muda, laki-laki, perempuan bahkan balita pun diajak untuk merayakan. Beberapa diantara para ibu mengendong putra/i nya yang masih bayi untuk hadir dan menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar di daerahnya.
Alhamdulillah kemarin (7/5/2023) Mila dan keluarga berkesempatan untuk hadir dan membersamai agenda Pelepasan adek Mut Mainnah di SMA IT Daarul Ilmi Bandar Lampung. Ummi, Abi dan adek Zakiyah sampai dari kampung halaman (Tanggamus) ke Bandar Lampung hari Sabtu. Tepatnya satu hari sebelum adek pelepasan.
Assalamualaikum sahabat Mila. Semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia
Bismillah, malam ini aku berangkat ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan sertifikasi. Kurang lebih lima hari aku akan merantau ke pulau jawa. Kegiatan sertifikasi trainer ini diikuti oleh puluhan orang dari berbagai wilayah di Indonesia. Kurang lebih ada 33 provinsi yang akan hadir. Mereka yang akan mengikuti pelatihan selama lima hari ini, adalah peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi yang dilakukan di beberapa bulan kemarin.
Dari Lampung, hanya aku sendiri. Awalnya agak berat karena sampa menjelang pemberangkatan aku belum mempersiapkan diri. Banyak pertimbangan juga. Alhamdulillah Allah mudahkan jalannyaAku berangkat bersama temanku, dia dari Baturaja Palembang. Kami sama-sama jadi peserta. Ya Allah terima kasih atas nikmat yang begitu banyak engkau curahkan kepadaku. Terima kasih atas nikmat kesehatan dan kesmepatan yang telah Engkau berikan.
Ya Allah, ku mohon ridhoi perjalanku menuntut ilmu ke pulau jawa ini dan jadikanlah ilmunya berkah. Aamiin
Assalamualaikum sahabat Mila. Semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia.
Masih Puasa kan? Alhamdulillah. Sahabat kamu hebat. udah berterima kasih belum dengan diri sendiri? Salah satu yang akan membuat diri kita itu bahagia adalah dengan kita berterima kasih sama diri sendiri. cobain geh.
"Wahai diri, Makasih ya kemarin udah puasa, sholat tarawih, dan tilawah alquran.
Kamu hebat. Makasih ya udah berkenan menjaga diri dan auratnya diamanapun kamu berada. Makasih ya udha bangen pagi dan sahur. Makasih ya kamu udah melihat konten-konten dan ikut agenda-agenda yang buat kamu jadi produktif.
Wahai diri, makasih ya udah mau buat konten positif setiap harinya. Semoga terus konsisten dan terus meluruskan niat karena Allah. Semoga kamu sehat selalu ya."
Sahabat, sambil ucapkan ini sambil memeluk diri. Rasakan ada engergi yang berbeda dalam dirimu Pejamkan mata dan tersenyumlah pada dirimu sendiri. Karena tersenyum pada dirimu sendiri akan melahikan kekuatan dan kebahagiaan.
Oh ya, Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama masuk di sekolah. Bangun pagi bisa aktivitas ibadah juga shaur bersama. Selama bula Ramadhan, aku masuk lebih pagi. Biasanya pukul 07.00 WIB, ini pukul 06.30 WIB.
Aku harus semangat dan bersunggu-sungguh dalam mengoptimalkan peranku dan tugasku sebagai hamba Allah, sebagai anak, sebagai kakak/adek dan sebagai karyawan. Bersunggung-sungguh dalam mengerjakan setiap pekerjaan di sekolah dan tentu senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi nilai intergirtas dalam diri. Kejujuran, disiplin, kerjasama dan kolaborasi juga harus ditingkatkan.
Besok aku ada kegiatan di Jakarta, jadi aku izin kekantor beberapa hari kedepan aku izin. Aku izin sejak awal januari. Ikut sertifikasi trainer/instruktur di Jakarta. Agendanya 4-5 hari kedepan (Selasa-Ahad). Sebenarnya aku belum perna ke Jakarta sendirian. Syukurlah ada teman juga dari Palembang. Perempuan. Aku janjian di Kereta dan ita berdua sama-sama naik Damri ke Jakarta.
Agendanya memang terbatas. Dari seluruh Indonesia, tidak sampai 50 orang pesertanya. Dengan begitu banyak tahap seleksi yang aku ikuti, alhamdulilah aku menajdi satu-satu peserta dari Lampung.
Besok sore aku berangkat, doakan ya semoga lancar dan Allah berkahi aktivitas aku disana. Bertemu dengan orang-orang baik dan senantiasa bertumbuh untuk memberi dampak.
Aku berkomitmen untuk mengikuti dnegan baik dan sungguh-sungguh. Aktif dalam pembelajaran dan siap berkolaborasi dengan teman-teman yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Semoga aku bisa berkenalan dan bisa mengikuti dengan baik juga memahami setiap materi-materi yang disampaikan oleh narasumber. Tentunya sepulang dari Jakarta, aku mampu mengamalkan ilmu yang sudah aku dapatkan.
Sahabat, makasih ya udah mampir dan setia membaca tulisan di blog ini.
Salam,
Milah Smart
Tulisan ini merupakan Tugas Bunda Sayang hari ke 13.
Assalamualaikum sahabat Mila. Semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia.
| Milah Smart - Yuk Jadi Muslimah yang Cerdas |
Sahabat Mila, Suatu ketika ada seorang bapak menghadap Amirul Mukminin Umar bin Khattab. Ia mengeluhkan sikap anaknya yang durhaka. Menurutnya si anak ini selalu berkata kasar kepadanya dan sering kali memukulnya. Maka Umar pun memanggil anak itu dan memarihannya.
"Celakalah kamu! Tidakkah kamu tahu bahwa durhaka kepada orang tua adalah dosa besar yang mengundang murka Allah...? kata Umar bin Khattab
"Tunggu wahai Amirul Mukminin, jangan engkau tergesa-gesa mengadiliku. Jikalau seorang Ayah memang memiliki hak atas anaknya, bukankan si anak juga punya hak terhadap Ayahnya?" tanya sang anak.
"Benar." Jawab Umar
"Lantas, apakah hak anak terhadap Ayahnya tadi?" tanya sang anak.
"Ada tiga, Pertama, hendaklah ia memilih calon ibu yang baik bagi putra dan putrinya. Kedua, hendaklah ia menamainya dengan nama yang baik dan ketiga, hendaklah ia mengajarinya menghafal Alqur'an." jawab Umar.
Maka sang anak berkata "Ketahuilah wahai Amirul Mukminin, Ayahku tak pernah melakukan satu pun dari tiga hal tersebut. ia tidak memilih calon ibu yang baik. Setelah aku lahir, aku diberi nama "Ju'al" (artinya sejenis kumbang yang hitam dan memiliki sifat emosional) dna ia tidak pernah mengajarkan Alqur'an walau satu ayat!."
Umar bin Khattab pun berkata pada Ayahnya "Pergi sana..! Engkaulah yang mendurhakainya sewaktu kecil, pantaslah kalau ia durhaka kepadamu sekarang."
Sahabat Mila, dari kisah diatas, kita bisa mengambil satu kesimpulan bahwa peran seorang Ibu begitu besar disini. Walaupun yang Alfakir belum ada di fase ini, (mudah-mudahan Allah izinkan ya). InsyaAllah. Namun, kita sebagai muslimah, calon isteri, calon ibu (biidznillah ya, belajar dari sekarang) kudu, harus dan wajib jadi muslimah yang cerdas, shalihah dan berwawasan luas. Kenapa? karena kelak, kitalah yang akan menjadi sekolah pertama buat anak-anak dalam keluarga.
Mari kita belajar dari para Muslimah, para Ibu pengukir sejarah. Selain peran Ayah, ada peran Ibu. Merekah (para Ibulah) yang mengantarkan putra-putrinya menjadi pemain dalam sejarah dan mengukir kejayaan.
Kalau dalam bahasa di buku berjudul "Ibunda Para Ulama" karya Dr. Sufyan bin Fuad Aswedan, MA. diterangkan bahwa
"Peran seorang ibu sangat menentukan masa depan anak. Karena kasih sayangnya yang tulus adalah tambatan hati bagi anak dalam menapaki masa depannya, dari Ibu, anak berlajar kehangatan. Senyuman dan belaian tangan ibu akan mengobarkan semangatnya. Jari-jemari lembut yang selalu ditengadahkan sang Ibu kepada Allah, teriring doa yang tulis dan deraian air mata adalah kunci kesuksesan san anak di masa depannya.
Untuk menjadi Ibu yang seperti yang diatas, kita harus belajar dari sekarang. Menjadi wanita muslimah yang cerdas, aktif, sehat, semangat, berwawasan luas dan senantisa menjaga sucian diri. Menjadi wanita yang lembut, santun, ramah, penuh kasih sayang dan senantisa memiliki harapan dan impian.
Ada satu hal mendasar, yang akhirnya membuat, "Kenapa kita harus jadi wanita Muslimah yang sehat, cerdas dan berwawasan luas?"
Mari kita simak nasehat dari Aktsam bin Shaify ra, (beliau merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW).
Dalam satu kesempatan, beliau memberikan nasehat tepada segenap teman-temannya atau murid-muridnya. Nasehatnya begini:
"Kuwasiatkan kepada kalian agar kalian senantiasa bertakwa kepada Allah dan menyambng tali silaturahmi. Dengan keduanya akar (keimanan) akan selalu tegak dan cabangnya tak akan bengkok. Hati-hatilah kalian, jangan sampai menikahi wanita yang dungu, karena hidup bersamanya adalah kenistaan..." (kisah ini terangkum dalam kitab Ma'rifatus Shahabah karya Abi Nu'aim al-Ashbahani)
Lalu, bagaimana langkahnya menjadi wanita yang cerdas? InsyaAllah akan dibahas pada postingan berikutnya?
Bagaimana? Siap menjadi seorang wanita muslimah yang sholehah, sehat, semangat, cerdas dan berwawasan luas? tag sahabat-sahabatmu yang akan kamu ajak. 😉
Salam,
Milah Smart
Muslimah Presentation Designer
Life Mentor
----------------------------------
#ceritamila #catatanmila #milahsmart #motivatormuslimah
#muslimahpresentationdesigner #mentorlife
Assalamualaikum sahabat Mila. Semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia.
Sahabat, apa yang terbayang jika Mila tanya "Apa arti Pribadi Berprestasi itu?"
Buat Mila, Pribadi yang yang berprestasi adalah pribadi yang senantiasa belajar dan mengajarkan. Pribadi yang siap memberikan kebermanfaatan kepada orang-orang di sekitarnya.
Assalamualaikum, selamat malam sahabat Mila. Alhamdulillah sudah sampai di hari ke 3. Tatangan kelas Bunda sayang. Hari ini jadwalnya padet banget. Revisi desian banner, ikut kajian pekanan, anter adek untuk mengisi dongeng di salah satu TPA di Bandar Lampung, buat rilis dan lain sebagainya.